Imam Abu Daud terlahir di daerah Sijistan. Tentang perjalanannya mempelajariHadits, dari daerahnya yaitu Sijistas, beliau meneruskan pencarian ilmu ke negeri Baghdad. dari negeri Baghdad menuju Bashrah. dari Bashrah dilanjutkan ke negari Mekkah al Mukarramah sekaligus menunaikan ibadah Haji. kemudian dari Mekkah al Mukarramah, beliau ke fusthat melewati Tabuk. selesai pendalaman ilmu yang berkaitan hadits di fusthtat di teruskan ke Jerusalem kemudian ke Syam. dari negeri Syam menuju negeri Baghdad dan berakhir ke Bashrah sampai meninggal dunia. LIHAT GAMBAR PETA
"mencari ilmulah walaupun itu ke negeri cina" itulah pentingnya ilmu untuk bekal kita di dunia terlebih di akhirat.
BalasHapusNuzul Fahrudin
HapusSaya sangat setuju....,ilmu adalah cahaya....
Dengan sedikit kisah sejarah yang bapak uraikan saya tergugah kembali untuk lebih semangat dalam mencari ilmu tanpa melihat usia selagi ada kesempatan.
Hapussyukron kasiron ...
jazakumullah ahsanal jaza'...
assalamualaikum bapak...
BalasHapussaya sangat setuju dengan apa yang diuraikan bapak di atas. Memang di dalam agama islam juga sudah dianjurkan untuk mencari ilmu dari lahir sampai akhir hayat. Hal ini yang memompa saya untuk selalu semangat belajar meskipun terkadang terbentur dengan urusan keluarga. Semoga kita selalu diberi kesehatan agar tetap istiqomah dalam mencari ilmu. Amiiiin...